Rabu, 19 Maret 2014

Kepemimpinan Kepala Sekolah


Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, ada berbamacam-macam kreteria yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Namun, berbagai kreteria tersebut jelas sangat bergantung dari mana seseorang menilainya, apalagi penilaian tersebut datang langsung dari anak buahnya yang notabenenya adalah orang-orang yang dipimpinnya. Namun, dari sekian banyak kriteria pemimpin yang baik adalah dia harus berwibawa.

Begitu juga dengan seorang kepala sekolah, dia merupakan pemimpin sebuah sekolah. Maju dan mundurnya sebuah sekolah sangat tergantung bagaimana kepala sekolah bisa menjadi nahkoda yang baik bagi kapal yang sedang ia kendalikan. Bukan hanya menjadi seorang nahkoda, kepala sekolah merupakan seorang jendral (pemimpin) bagi para guru, karyawan, serta siswa yang merupakan bagian dari masyarakat sekolah.

Menjadi kepala sekolah tidak harus memiliki kepandaian yang tinggi, tetapi menjadi kepala sekolah harus memiliki wibawa. Hal iitu penting agar dia benar-benar bisa dihormati oleh masyarakat sekolah yang ia pimpin. Selain itu, kepala sekolah juga harus memiliki salah satu keahlian (skill) khusus sehingga ia memiliki nilai plus sebagai seorang pemimpin. Hal tersebut tentu akan menambah kewibawaan seorang kepala sekolah.

Jika seorang kepala sekolah tidak memiliki kewibawaan, niscaya dia tidak akan dihargai oleh masyarakat sekolah, baik itu oleh guru, karyawan maupun oleh peserta didik. Jika ini yang terjadi maka proses pembelajaran di sekolah tersebut tentu akan menjadi kacau balau, karena tidak ada seorang pemimpin yang mampu mengarahkan yang ia pimpin. Dalam hal ini sangat jelas bahwa posisi kepala sekolah sangat menentukan maju dan mundurnya sekolah.

Kepala sekolah yang berwibawa adalah seorang pemimpin yang mampu sekaligus berperan sebagai manajer, motivator, supervisor, ekskutor yang handal yang mampu membuat perubahan ke arah yang lebih baik. Namun, dari semua itu yang terpenting adalah kepala sekolah mampu menjadi teladan (uswatun hasanah) bagi orang-orang yang dipimpinnya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar