Kamis, 19 Desember 2013

Mengisi Kegiatan Produktif di Sekolah

Setelah Ulangan Akhir Semester I tahun ajaran 2013/2014 biasanya kegiatan yang dilakukan di sekolah-sekolah bermacam-macam. Ada yang melakukan class meeting yaitu lomba-lomba dalam bidang olah raga antar kelas. Ada juga yang melakukan remidiasi yaitu mengulang bagi siswa yang ternyata nilai ulangannya jelek, ada pula sekolah yang sama sekali tidak melakukan kegiatan apa-apa dan hanya membiarkan siswa-siswinya bermain-main sesuka hati.


Kondisi semacam itu memang hampir dialami oleh banyak sekolah, tarutama sekolah-sekolah jenjang SD, sementara sekolah jenjang SMP dan SMA biasanya melakukan berbagai kegiatan lomba antar kelas. Ada banyak kegiatan yang seharusnya bisa dilakukan oleh sekolah-sekolah saat menunggu hari pembagian raport berlangsung, diantaranya memang mengadakan kegiatan class meeting hal itu tentu lebih menyenangkan dan lebih produktif dari pada membiarkan peserta didik bermain tanpa tujuan.

Memang harus diakui, setelah masa UAS selesai para guru biasanya disibukkan dengan kegiatan untuk melakukan penilaian hasil UAS maupun mengisi nilai raport. Kegiatan penilaian tersebut memang membutuhkan konsentrasi dan waktu yang tidak sebentar. Maka dari itu banyak guru yang lebih memilih berkonsentrasi menyelesaikan tugasnya, dari pada mengurus siswanya yang memang sudah tidak ada lagi jam wajib pelajaran.

Salahkah yang dilakukan oleh guru tersebut? bukan salah, tetapi kurang bijak karena bagaimanapun juga ada siswa yang menjadi tanggungjawabnya. Oleh sebab itulah hendaknya para guru lebih bijak dalam menyikapi keadaan ini, meskipun memiliki tanggungjawab untuk melakukan penilaian kepada siswa, akan tetapi juga memiliki tugas untuk senantiasa membimbing siswanya yang masuk sekolah meskipun tidak ada pelajaran wajib.

Alangkah baiknya jika guru menyiapkan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan oleh siswa dalam masa setelah UAS berlangsung. Usahakan membuat sebuah program yang produktif yang bisa dilakukan oleh semua siswa, agar para siswa tidak menganggur. Dalam hal ini memang dibutuhkan kesepakatan antara guru dan pihak sekolah. Semoga menjadi manfaat!

4 komentar:

  1. Kalo disekolah saya, kebetulah setelah Ujian Semester langsung liber pesantren, jadi setiap siswa mendapatkan kegiatan dari pesantren yang biasanya di laksanakan oleh Forum Komunikasi Santri tiap-tiap Kabupaten. Kegiatannya pun beragam, ada lomba dan kegiatan-kegiatan lainnya..

    Salam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuah sangat inovatif sekali tentu sanngat menyenangkan dan meriah

      salam kenal juga
      terimakasih telah berkunjung kalau belum follow blog ini silahkan follow ya hehehhe

      Hapus
  2. Saya lebih suka class meeting, karena memang bagi siswa terasa menyenangkan. :D

    Siswa SMA sepertinya bisa dilatih untuk membuat event yang lebih besar, semisal pensi atau pertandingan persahabatan dengan sekolah lain, supaya keorganisasian (OSIS dan ekstra kurikuler) bisa lebih bermanfaat. Siswa juga akan memiliki pengalaman event handling yang sangat berguna ketika melamar kerja nantinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat, memang siswa SMA harus dibiasakan untuk belajar mengurus kegiatan biar banyak pengalaman

      terimakasih telah berkunjung

      Hapus